MEKANISME ADOPSI KEPONAKAN

Email Cetak PDF

Yth Advokat H Bambang Hariyanto SH MH selaku pengasuh Rubrik Konsultasi Hukum di koran Sumatera Ekspress Mingguan. Terim kasih saya sampaikan kepada Bapak atas perkenannya membaca dan menjawab surat yang saya tulis ini. Nama saya Andre dan biasa disapa Aan sudah menikah sejak tahun 2001 lalu namun sampai saat ini belum dikaruniai keturunan.

Saya dan istri telah melakukan segala upaya untuk mendapatkannya baik dengan datang ke dokter spesialis maupun ke pengobatan alternatif.  Selain itu kedua keluarga kami terus mendukung agar tidak mudah putus asa. Saran lain yang kami terima dari pihak keluarga adalah untuk mengangkat anak dari salah satu anggota keluarga ataupun kerabat kami. 

Atas saran itu, kemudian saya ingin mengadopsi seorang keponakan yang saat ini berusian 3 tahun yang sebenarnya sudah saya asuh sejak ia berusia 2 tahun dengan pertimbangan demi kesejahteraan sang anak dan rasa keinginan tahuan saya dan istri untuk mengasuh seorang anak. Dan Alhmadulillahnya kami tidak memutus silaturrahmi antara sang anak dengan kedua orang tuanya. 

Namun sebagai informasi kedua orangtua kandung si anak telah bercerai 1 tahun yg lalu dan sekarang masing-masing telah menikah kembali dengan pasangan barunya. Untuk meluruskan niat saya dan istri untuk mengadopsi sang anak, kemudian  saya melengkapi syarat- syarat Pengadopsian anak yang meliputi : surat permohonan, surat pernyataan ibu kandung, surat keterangan kepolisian, surat kesehatan & bebas narkoba surat keterangan dari tempat perusahaan bekerja & slip gaji, saksi–saksi (kakek si anak/mertua dan abang mertua), fotokopi kk/ktp/dll.

Setelahnya permohonan saya ini digelar di pengadilan Negeri, namun permohonan saya dimentahkan dengan alasan surat permohonan saya tidak sesuai dan harus melalui yayasan dan lain sebagainya. Yang ingin saya tanyakan kepada Bapak : 

- Bagaimana upaya selanjutnya yang bisa saya lakukan untuk dapat mengadopsi? 

- Apakah proses permohonan nantinya lebih mudah di Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri setempat baik dari segi proses maupun biaya ? 

Demikian pertanyaan yang  saya sampaikan., mohon kiranya Bapak berkenan memberikan jawaban dan saran atau apalah untuk membantu persoalan yang saya hadapi ini. Atas Bantuan yang Bapak berikan serta perkenannya saya ucapkan terima kasih.

Dari : Andre di Palembang

Kepada Sdr Andre di Palembang, Terima kasih untuk pertanyaan yang Anda sampaikan kepada kami dan berikut jawaban yang dapat diutarakan dalam kesempatan kali ini. 


Berdasarkan uraian yang Anda sampaikan, dapat disimpulkan bahwa adopsi atau pengangkatan anak yang akan Anda lakukan termasuk dalam kategori “pengangkatan anak secara langsung”. Pengangkatan anak secara langsung adalah pengangkatan anak yang dilakukan oleh calon orang tua angkat terhadap calon anak angkat yang berada langsung dalam pengasuhan orang tua kandung.

 

Mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengangkatan anak secara langsung berdasarkan Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak yaitu; anak yang akan diangkat belum berusia 18 (delapan belas) tahun; merupakan anak terlantar atau ditelantarkan; berada dalam asuhan keluarga atau dalam lembaga pengasuhan anak; dan memerlukan perlindungan khusus (Pasal 12). 

Sedangkan Persyaratan menyangkut calon orang tua angkat antara lain sehat jasmani dan rohani; berumur paling rendah 30 (tiga puluh) tahun dan paling tinggi 55 (lima puluh lima) tahun; beragama sama dengan agama calon anak angkat; berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum karena melakukan tindak kejahatan; berstatus menikah paling singkat 5 (lima) tahun; tidak merupakan pasangan sejenis; tidak atau belum mempunyai anak atau hanya memiliki satu orang anak; dalam keadaan mampu ekonomi dan sosial; memperoleh persetujuan anak dan izin tertulis orang tua atau wali anak; membuat pernyataan tertulis bahwa pengangkatan anak adalah demi kepentingan terbaik bagi anak, kesejahteraan dan perlindungan anak; adanya laporan sosial dari pekerja sosial setempat; telah mengasuh calon anak angkat paling singkat 6 (enam) bulan, sejak izin pengasuhan diberikan; dan memperoleh izin Menteri dan/atau kepala instansi sosial.

 

Kemudian mengenai pengajuan permohonan pengangkatan anak ke Pengadilan sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 20, bahwa Permohonan pengangkatan anak yang telah memenuhi persyaratan diajukan ke pengadilan untuk mendapatkan penetapan pengadilan.  Pengadilan yang dimaksud adalah Pengadilan Negeri tempat anak yang akan diangkat itu berada (berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung No 6 Tahun 1983). Namun pengadilan Agama juga dapat memberikan penetapan anak berdasarkan hukum Islam (berdasarkan Undang-Undang No 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama).

 Yang harus Anda perhatikan dalam hal ini bahwa untuk proses pemeriksaan oleh pengadilan, Anda perlu mempersiapkan sedikitnya dua orang saksi untuk memperkuat permohonan Anda dan meyakinkan pengadilan bahwa Anda secara sosial dan ekonomis, moril maupun materiil mampu menjamin kesejahteraan anak yang akan diangkat. Sedangkan informasi lainnya terkait proses dan biaya, Anda dapat menanyakan kepada panitera di Pengadilan Negeri atau Pengadilan Agama terdekat.

 

Selanjutnya mengenai penolakan dari pihak Pengadilan sebagaimana yang Anda sampaikan, sesungguhnya tidak ada aturan yang mengharuskan permohonan diajukan melalui yayasan.  Kecuali bilamana “pengangkatan anak tersebut melalui lembaga pengasuhan anak”. Pengangkatan anak melalui lembaga pengasuhan anak adalah pengangkatan anak yang dilakukan oleh calon orang tua angkat terhadap calon anak angkat yang berada dalam lembaga pengasuhan anak yang ditunjuk oleh Menteri Sosial. Dalam hal ini permohonan pengangkatan anak diajukan melalui yayasan sosial yang mengasuh calon anak angkat dan ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri yang daerah hukumnya meliputi tempat kedudukan yayasan sosial tersebut.

 

Demikian jawaban yang dapat saya sampaikan semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi pembaca lainnya.


Written by: samuji Selasa, 06 September 2011 14:43 LAST_UPDATED2
 
ROMA, Ketakutan akan muncul bentrok suporter, bakal mewarnai final Coppa Italia antara AS Roma dan Lazio pada Minggu (26/5) ...
MONAKO, Tim Mercedes sukses mengamankan posisi pole position di tiga seri balap F1 terakhir. Menjelang GP Monako, Fernando A...
Palace Dilarang Tampil di Wembley LONDON, Crystal Palace akan menghadapi Watford pada laga final play-off promosi ke Premier...
Harusnya Pilih Chelsea Setelah berbulan-bulan dihinggapi spekulasi, Atletico Madrid akhirnya merestui Radamel Falcao untuk pe...