“Mengingat tantangan ini, pemudik yang menggunakan kendaraan listrik perlu merencanakan perjalanan dengan lebih matang, agar tidak terjebak dalam antrean pengisian daya yang memakan waktu,” ujar Yannes.
Tips Mudik dengan Kendaraan Listrik yang Lebih Efisien
Perencanaan Rute yang Cermat
- Saat menggunakan kendaraan listrik, rencana perjalanan yang baik menjadi sangat penting. Pemudik tidak hanya perlu mencari jalan tercepat, tetapi juga memastikan adanya SPKLU di sepanjang rute perjalanan.
- Menggunakan aplikasi khusus EV bisa sangat membantu dengan memberikan informasi real-time mengenai lokasi dan status SPKLU.
Gaya Mengemudi Mempengaruhi Baterai EV
- Gaya mengemudi sangat mempengaruhi efisiensi daya pada kendaraan listrik. Mengemudi dengan cara agresif, seperti memacu kendaraan di atas 90 km/jam, akan menguras baterai lebih cepat.
- Sebaliknya, mengemudi dengan kecepatan yang lebih stabil dan sesuai dengan batasan di jalan tol akan lebih hemat daya.
Manfaatkan Fitur Regenerative Braking
- Kebanyakan kendaraan listrik dilengkapi dengan fitur regenerative braking, yang mengubah energi kinetik saat kendaraan melambat menjadi energi listrik yang disimpan kembali di baterai.
- Fitur ini bisa sangat berguna untuk mengisi ulang baterai saat berkendara dalam kondisi berhenti atau melambat.
Segera Cari SPKLU Saat Baterai di Bawah 40%
- Yannes menyarankan agar pemudik segera mencari SPKLU saat baterai kendaraan sudah berada di bawah 30% hingga 40%, terutama jika jarak tujuan masih cukup jauh.
- Mengingat pengisian daya kendaraan listrik memerlukan waktu lebih lama dibandingkan pengisian bahan bakar pada mobil konvensional, mencari SPKLU lebih awal bisa menghindarkan pemudik dari keterlambatan.
- Selain itu, membawa charger portabel juga bisa menjadi solusi cadangan jika melintasi daerah yang tidak memiliki SPKLU. Charger portabel bisa membantu pemudik mengisi daya sampai menemukan SPKLU terdekat.
Pemeriksaan Kendaraan dan Kesiapan Pengemudi
- Sebelum berangkat, pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Lakukan pemeriksaan rutin pada tekanan ban, sistem rem, lampu, dan wiper.
- Jangan lupa untuk membawa peralatan darurat, seperti ban cadangan, pompa listrik, alat tambal ban, dongkrak, dan kotak P3K.
- Selain itu, penting juga untuk menjaga kondisi fisik pengemudi. Jangan ragu untuk beristirahat setiap 2-3 jam perjalanan untuk menghindari kelelahan.
- Beri tahu keluarga atau teman tentang rute yang akan ditempuh dan perkiraan waktu tiba agar mereka tetap tenang menunggu di rumah.
Waspadai Genangan Air dan Potensi Aquaplaning
- Terakhir, Yannes mengingatkan pemudik untuk berhati-hati saat melintas di jalan yang tergenang air, terutama saat hujan deras.
- Genangan air dapat meningkatkan risiko aquaplaning, yang bisa membahayakan pengemudi dan penumpang.
- Oleh karena itu, pastikan untuk menghindari genangan air dan tetap waspada saat berkendara di jalan tol.
Dengan persiapan yang matang, pemudik yang memilih kendaraan listrik bisa menikmati perjalanan mudik yang lebih ramah lingkungan dan nyaman.
Meskipun ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, kendaraan listrik tetap menjadi pilihan yang menarik dan efisien untuk mudik tahun ini.(*)